Memori Indah [part 1]
kita tidak pernah berjumpa lg,
sekalipun itu dalam mimpi-q,
atau mungkin dalam mimpi-mu pun tidak.
Msh segar dalam memori-q,
saat-saat kita berjalan di pinggir jalan,
melihat kunang-kunang sedang berteduh di balik daun,
lalu kaw bercerita tentang filosofi kunang-kunang.
Di kala itu hujan rintik-rintik,
membasahi sekujur tubuh kita,
walo sebenernya sih udah basah gara-gara kita abis latihan..:D,
dan kaki kita basah terkena cipratan genangan air di trotoar.
Saat itu aq cuma bisa tersenyum sambil mendengarkan ceritamu akan kunang-kunang,
melihat ekspresi mukamu yang basah terkena tetesan air hujan bagai melihat belldandy turun dr surga,
hening dan peacefull rasanya saat itu,
dunia serasa milik kita berdua deh..:D.
Disaat aq sedang serius-serius mendengarkan ceritamu,
tiba-tiba kaw dengan isengnya menendang pohon disebelah-q,
dan aq cuma kget sambil menutup mata ketika air di pohon itu tumpah,
terasa hantaman kecil di bahu-q saat itu.
Saat aq membuka mata-q,
kaw sudah berjarak 1 meter di depan-q,
sambil tersenyum dan berkata "kapok…:p" lalu ngacir,
spontan aq kejar kaw dan kita seperti anak kecil yang ga pernah liat hujan.
Sesaat kemudian kita terdiam,
lalu berjalan seolah tidak terjadi apa-apa,
ataukah kita sebenernya malu yah udah gede masih maen kejar-kejaran,
dan sesaat kemudian kita saling bertatap mata.
Aq mengambil napas dalam-dalam,
lalu berkata "sampai kapan yah kita kyak gini?",
dan kaw cuma tersenyum,
lalu berkata "biarlah waktu yang menjawab".
*lambat laun sepasang muda-mudi yg kompakan pake celana putih & pakaian basah kuyup tersebut menghilang seiring kumandang adzan magrib.
