Deja Vu

February 24, 2007

Attribute & Behaviour

Filed under: education

Sebelum membaca ini anda terlebih dahulu harus memahami apa itu object!

Sekarang akan kita bahas bagaimana hubungan antara atribut dengan behaviour. Langsung saja kita modelkan dengan contoh:

Firman (tentunya qta semua sudah tahu kan dari contoh sebelumnya) bertemu dengan Frili di kampus. Sebelumnya mereka belum saling kenal dan saat itu tiba2 Friman melihat Frili tanpa berkedip matanya nyaris selama 1 jam (wuih kuat yah…). Tiba2 Firman mendatangi Frili yg kbetulan sedang duduk sendirian di meja pojok. Dengan semangat 45 dia bertanya pada Frili "Maap mbak kursi ini kosong yah?" dan si Frili membalasnya "Waduh maap itu kursi cowok saya, dianya sedang ke toilet". Gubrak…. dengan agak malu-malu Firman mencari akal lagi "Emm… gini mbak sbenernya saya sedang melakukan survey tentang aktivitas mahasiswa di dalam perpustakaan dan kbetulan ada mbak jadi klo boleh saya ingin sedikit melakukan wawancara?", kemudian si Frili membalasnya dengan anggukan serta senyum manis yg artinya iya. "E… nama lengkapnya kalo boleh tau sapa mbak?" tanya Firman, "Frili Sudiro" jawab Frili singakat. "E…di kuliah jurusan apa dan sudah semester brapa mbak?" tanya Firman lagi, "Jurusan Sistem Informasi semester 3" jawab Frili. "E… di perpustakaan gini paling sering ngapain aza mbak?" tanya Firman lg, "Ya kadang cari2 makalah, baca2 majalah dan kalo pas lg males ya tidur2an.." jawab Frili. "O..ya udah cukup itu aza deh mbak pertanyaan dari saya, eh sekalian nomer hp klo boleh tau ada mbak?" tanya Firman lagi, "e… ada seh mas tapi saya rada males ngasihinnya, soalnya tmen2 saya pada bilang klo mas itu playboy kampus sini kan???" jawab Frili dengan tegas.

Nah sementara cukup segitu dulu contoh kasusnya, sekarang kita ambil kesimpulan dari cerita diatas, Firman dan Frili adalah sebuah object dimana masing2 memiliki atribut dan behaviour. Ketika Firman melakukan tanya-jawab dengan Frili disitu terjadi komunikasi antar object dimana behaviour Firman mencoba mendapatkan informasi mengenai atribut apa saja yg ada pada Frili.

Jadi untuk melakukan komunikasi antar object dibutuhkan behaviour untuk mendapatkan informasi apa saja yang nantinya dibutuhkan, singkat kata object A membutuhkan behaviour yg dimilikinya untuk mendapatkan informasi dari object B, begitu pula sebaliknya. Hemm… sudah nyambung blon neh ma penjelasan diatas? klo masih belum coba aza anda baca ulang contoh diatas 99x lagi insyaallah ntar pasti mengerti. Amien.

Comments »

The URI to TrackBack this entry is: http://xcool.blogsome.com/2007/02/24/3/trackback/

No comments yet.

RSS feed for comments on this post.

Leave a comment

Line and paragraph breaks automatic, e-mail address never displayed, HTML allowed: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <code> <em> <i> <strike> <strong>



Anti-spam measure: please retype the above text into the box provided.

Get free blog up and running in minutes with Blogsome
Theme designed by Gary Rogers